107 Tahun Stasiun Manggarai: Menjadi Saksi Perubahan dalam Pusat Mobilitas Urban Jakarta

Jakarta, 2 Mei 2025 – Merayakan 107 tahun perjalanan panjangnya, Stasiun Manggarai tidak hanya menjadi sebuah titik transit bagi jutaan penumpang, namun juga menyimpan kisah perubahan besar dalam sejarah kota Jakarta. Sejak pertama kali diresmikan pada 1 Mei 1918, stasiun ini telah menjadi bagian dari perkembangan pesat infrastruktur perkotaan yang kini melayani lebih dari satu juta perjalanan setiap tahunnya.

Dahulu, Stasiun Manggarai yang dibangun oleh Staatsspoorwegen (SS) pada masa kolonial Belanda, menjadi tempat pemberangkatan penting bagi kereta api menuju berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya. Kini, setelah lebih dari seabad beroperasi, Stasiun Manggarai bertransformasi menjadi pusat mobilitas utama di Jakarta, melayani layanan Commuter Line Jabodetabek dan KA Bandara Soekarno-Hatta, serta menjadi titik transit untuk berbagai moda transportasi lainnya.

Pembangunan dan renovasi stasiun ini menjadi cerminan bagaimana Stasiun Manggarai dapat terus beradaptasi dengan tuntutan zaman. Dalam dekade terakhir, volume penumpang yang melalui stasiun ini terus meningkat, membuktikan betapa pentingnya peran stasiun ini dalam mendukung mobilitas perkotaan. Dengan lebih dari 57 juta penumpang yang melakukan transit melalui Stasiun Manggarai pada tahun 2024, stasiun ini menjadi salah satu titik transit terbesar di Indonesia, yang melayani lebih dari 166 ribu penumpang setiap hari pada hari kerja.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Stasiun Manggarai sebagai model integrasi antara warisan sejarah dan perkembangan modern,” ujar Anne Purba, Vice President Public Relations KAI.

Kini, di usia yang ke-107, Stasiun Manggarai tengah menjalani proyek besar transformasi. Proyek Stasiun Sentral Terpadu Manggarai yang sedang berlangsung akan memperluas kapasitas dan mengintegrasikan stasiun ini dengan berbagai sistem transportasi lainnya, termasuk TransJakarta dan layanan angkutan berbasis aplikasi. Dengan adanya fasilitas baru ini, Stasiun Manggarai tidak hanya akan menjadi tempat transit, tetapi juga sebuah pusat mobilitas yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat Jakarta.

Stasiun Manggarai tetap menjadi saksi bisu perubahan Jakarta, dari masa kolonial hingga era modern, dan akan terus memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas urban. Sebagai bagian integral dari kota ini, Stasiun Manggarai akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Jakarta yang semakin tinggi, menjadikannya simbol penting dalam sejarah dan masa depan transportasi Indonesia. (Redaksi)

Related Posts

CEO Talks FIA UI: Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo Bagikan Strategi Inovasi Pelayanan Publik yang Berkelanjutan

Jakarta, 6 Mei 2025 – Dalam dunia pelayanan publik yang terus bergerak dinamis, kepemimpinan yang inovatif tidak lagi menjadi nilai tambah, melainkan kebutuhan utama. Hal inilah yang ditegaskan oleh Direktur…

KAI Catat Peningkatan 17% pada Layanan Angkutan Retail hingga April 2025

Kontribusi Nyata Kereta Api dalam Mempermudah Distribusi Barang Masyarakat dan UMKM Jakarta, 6 Mei 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan tren positif pada lini angkutan barang, khususnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *